Monday, December 29, 2008

Berduka Cita

sangat berduka cita atas kehilangan yang amat sangat kepada.... HP GUE!!
sialaaaaann !!! ada aja ya yang ngefans ama gue sampe ga malu ngambil hp gue.
my nokia 5300 is gone... huaaaaaaaa...
gatau lagi kapan mau di beliin yang baru, yang jelas sekarang gue sedang tak bisa di hubungi melalui nomor gue sampe batas waktu yang belum di tentukan!
yah tapi apa boleh buatlah.
"kita tak mungkin mendahului nasib - Arai, tetralogi Laskar Pelangi"

Thursday, December 25, 2008

Fikri

baiklah... ini satu tulisan ga makna tapi kocak untuk dibaca yg ditulis oleh temen gue yang aneh tapi salah satu temen deket gue haha...

klik disini

Saturday, December 20, 2008

Terima Rapot + Nonton

hari ini, hari terima rapot semester satu gue! aaaaaaaggghhh...
menyebalkan; masa bahasa inggris gue gada yang dapet 90? paling gede 89 dah... nyolotin bener...
tpi biarlah, yang penting nilai gue di atas KKM semua. dan bokap nyokap tidak marah, hahaha...
dari sekolah, biar nyokap gue pulang, gue mau nonton ama anak-anak; yang tepatnya adalah Erza, Muthia, Intan, dan Yara.
untung nyokapnya Muthia mau nganterin ke Planet Hollywood jadi ongkos berangkat bisa di teken deh haha :)
film yang kita tonton judulnya 'The Day The Earth Stood Still'. film keren, cuma punya satu kekurangan kalo menurut gue, yaitu: judul kepanjangan dan susah disebutkan! weks...


film yang bercerita tentang Klaatu (Keanu Reeves), makhluk luar angkasa yang menggunakan tubuh manusia, salah satu dari peradaban di luar angkasa yang mempunyai tujuan untuk menyelamatkan bumi. menyelamatkan bumi, dari tangan manusia. para alien tersebut melihat bumi sedang sekarat akibat perbuatan manusia, dan mereka tidak sudi untuk membiarkan bumi hancur hanya untuk kesenangan suatu spesies. mereka telah menunggu lama, berharap manusia bisa berubah, tetapi karena tidak berhasil maka mereka memutuskan untuk menghapus manusia dari muka bumi.
film bergenre action ini mengungkit masalah rusaknya alam sekitar akibat keegoisan umat manusia. pesan yang terkandung di film ini adalah berubahlah untuk memperbaiki alam sekitar kita. because human can change, if they are in the edge of a pit of destruction.
yah, pokoknya seru deh, bintang lima dari gue untuk film ini.

Friday, December 19, 2008

Instruktur Senam

yak, seperti hari-hari jum'at lainnya, dateng pagi jam enam untuk Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) di sekolah... dan seperti biasa lagi, gue jadi sponsor anak-anak 9-1 yang kaga ada jaim-jaimnya untuk senam dengan semangat(haha)... tapi sayangnya Yara ga masuk, jadi sponsor tinggal gue doang yang semangat... dan saking bersemangatnya, gue malah di suruh ama Bu Rina maju buat ikut nyontohin gerakannya Bu Erni... dan jadilah gue, tanpa malu-malu sedikitpun, maju ke depan tiang bendera, di hadapan sekitar sembilan ratus siswa, dan mulai melaksanakan tugas... kalo menurut gue sih, ngapain jaim, toh gada untungnya... mendingan be your self! itu lebih menyenangkan :) tadinya Erza juga di suruh maju, tapi dia ga berani juga... untungnya abis selesai senam, gue dapet poin plus sepuluh. lumayan...
di tunggu komennya...

Friday, December 12, 2008

Examination, Day 4

lesson :
08.00-09.30 : Mathematics
supervised by Mrs. Marni
10.00-11.30 : English
supervised by Mr. Sarino

waaaaa dua pelajaran kesukaan gue!! ^_^ ujian hari ini terasa tanpa beban haha ~

Hasil yang sudah di ketahui :
Matematika : nilai 9.25, peringkat 3 (^_^)

Examination, Day 3

lesson :
08.00-09.30 : Science
supervised by Mrs. Siti Mariyah
10.00-11.30 : Electronics
supervised by Mrs. Ermiza

paraaaaaahh!!! ga ngerti gue IPA sama elektro! pasrah aja deh huhu -_-.


Hasil yang sudah di ketahui :
Agama : nilai 8, peringkat 24
TIK : nilai7,8 peringkat 3

Wednesday, December 10, 2008

Examination, Day 2

lesson :
08.00-09.30 : Religion
supervised by Mr. Anton Dolok Saribu
10.00-11.30 : Jakarta's Environments and Tradition
supervised by Mr. Obet Manik

setelah menunggu keterlambatan selama 30 menit, di umumkan bahwa jadwal ulangan yang harusnya matematika-agama di ganti menjadi agama-PLKJ. ternyata pergantian jadwal tersebut disebabkan oleh soal matematika yang belum datang dari pusat. akibatnya bisa ditebak, anak-anak pada protes, karena udah capek-capek belajar rumus bangun ruang, phytagoras, dll. tetapi yang di hadapi adalah persoalan banjir, kebakaran, merokok. Untungnya sebagian besar dari soal merupakan pertanyaan-pertanyaan umum yang jawabannya bisa ditebak. Tinggal menunggu hasilnya lah...
Hasil yang sudah diketahui :
IPS : nilai 8, peringkat 14

Tuesday, December 09, 2008

Examination, Day 1

lesson :
07.30-09.30 : Social
supervised by Mr. Warosi
10.00-11.30 : Information and Communication Technology
supervised by Mrs. Undarti

not too bad... setidaknya 80-85% gue masih yakin. kelas gue kepisah sama anak-anak 9-1 yang lain, tapi gapapa juga sih benernya. cuma ga ada bahan becandaan aja di kelas. okydokey, ashita wa, ganbaru!

Monday, December 08, 2008

Panik Panik Panik Panik

kartu ujian gue ilang! tanpa itu gue gabisa ikut ujian besok! tidaaaaaaakkk!! gue ngobrak-ngabrik meja gue, tas gue, buku gue... sampai akhirnya...
gue ngebalik-balik halaman buku matematika 3b gue, dan nemuin kartu itu diam ga bergerak, nyelip di tengah-tengah buku. slameeettt...

Pemotongan Hewan Kurban di SMP 40

tadi pagi jam 10 ada pembunuhan massal di SMP 40... korbannya adalah 2 ekor sapi dan 2 ekor kambing haha... (ya iyalah secara lagi idul adha!)
ke empat hewan kurban itu ceritanya dari hasil sumbangan anak-anak tiap hari... pemotongannya dilaksanakan di halaman 40, yang di deket lab fisika tuh... pas pemotongan, anak-anak ceweknya pada teriak-teriak... haha... darahnya ngucur deres... itu ngebersiinnya gimana ya?

Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar...
laillahailAllahu Allahu akbar...
Aallahu akbar walilla ilham...

Guardian Angel

many days have passed in my life...

and none of them makes any sense.

well, not all of them, actually.

but still, it feels so empty...

friends i've known,

best friend we've grown,

much melodies have shown,

eventhough still...

is there really a guardian angel?

Sunday, December 07, 2008

Menghadapi Ujian!

gilaaa...
ga kerasa udah mau ujian lagi...
perasaan cepet banget yak.

abis ujian semester ada UAN, UAS, dan pemilihan SMA!
waaw ga sabar pengen jadi putihabuabuers!

mohon dukungan dari semuanya!

Friday, December 05, 2008

Kisah Aneh di Museum Satria Mandala

Kejadian ini terjadi sesungguhnya, meskipun ini semua cerita temen-temen gue, karena gue ga melihat apa-apa, kecuali mungkin hawa dan perubahan suasananya.

Hari itu tanggal 29 November.
Gue bersama temen-temen gue udah niat pergi ke museum itu dari hari rabu. Jadilah kita pada jalan naek bis 46 dari MPR.
Berangkat jam sebelas, kita sampai jam dua belas kurang sedikit.
Dengan membayar tiket seharga Rp. 750 per orang, kami berdelapan yaitu gue, Fikri, Yara, Intan, Muthia, Sharvina, Erza, sama Farhan masuk ke museum.
Kita melihat diorama-diorama tentang perang-perang di Indonesia, lalu ada ruangan Jendral Sudirman, Letnan Oerip, juga Pak Harto. Semua kita lalui dengan biasa aja, memperhatikan, membaca, foto, lalu berjalan lagi.
Ruangan dilanjutkan dengan diorama lagi. Di sana juga terdapat patung-patung BKR, TNI, dan beberapa organisasi perjuangan Indonesia lainnya. Di ruangan ini sebenarnya juga sudah terjadi perubahan suasana, tapi sejauh ini belum terjadi apa-apa.
Kami turun ke ruang senjata. Di sini suasananya lebih menyenangkan (entah karena efek keramik putih di ubin atau sesuatu yang lain). Kami, seperti biasa, berfoto bersama, mencoba memegang beberapa senjata berat (yang sebenarnya dilarang).
Keluar dari ruang senjata, kami melalui jalan yang bercabang dua, satu mengarah ke hangar pesawat dan satu ke sebuah rumah, yang kalau tidak salah adalah rumah Bung Karno (atau istrinya, gue ga begitu ingat). Kami memutuskan untuk ke rumah tersebut dahulu. Melewati pintu kami di sambut oleh lukisan besar (entah siapa yang tergambar di situ gue ga terlalu memperhatikan). Perhatian gue beralih melihat plang bertuliskan 'Ruang Diorama III' dengan anak panah menunjuk ke atas tangga. Kami menaiki tangga tersebut, dan sampai pada ruangan gelap yang luas.
Di sinilah kisah anehnya di mulai. Fikri berhenti sebentar sebelum masuk, tapi ia ga mengatakan apa-apa. begitu pula Erza. Gue ga bertanya apa-apa kepada mereka, melainkan langsung menuju ke diorama yang pertama. Yang lain pun mengikuti gue. Setelah itu gue tahu, bahwa alasan Erza dan Fikri terdiam itu adalah karena melihat seseorang di ujung ruangan gelap itu. Sesaat mereka mengira itu manusia biasa, tapi perkiraan tersebut sirna ketika orang tersebut berjalan ke sisi lain ruangan, kemudian menghilang.
Kami keluar--Fikri agak tersandung saat menuruni tangga dan hampir jatuh menimpaku. Dia berkata dia merasa ada sesuatu yang memegang kakinya saat dia berjalan. Kami berjalan ke jalan yang satu lagi. Sebelum ke hangar ada sebuah gedung (gue lupa nama gedungnya). Kami memutuskan untuk masuk, karena melihat bahwa di dalamnya terdapat ruang diorama lagi.
Kami menyapa penjaga gedung itu dan berkeliling di lantai satu. Setelah cukup puas, kami naik ke lantai dua.
Bahkan saat baru menapakkan kaki di lantai dua, suasananya sudah sangat berbeda. Pengap. Sangat pengap. Seakan tidak ada udara ataupun ventilasi di lantai tersebut. Gue udah pernah ke sana sebelumnya, dan menganggap ini biasa saja. Tapi kenyataannya tidak seperti itu.
Seperti biasa, membaca petunjuk, melihat diorama, berfoto. Tetapi satu hal yang agak membuat gue merinding. Pada salah satu diorama, Fikri memotret diorama agak terlalu jauh, sehingga bayangan yang ada di kaca terpantul sebagian.
Dari sebagian itu terlihat dari dada kebawah ada gue dengan kaos biru muda dan bergambar di sebelah kiri, Fikri dengan kaos hitam kebiruan di sebelah kanan, dan seseorang, berjaket hitam dan berkaos putih polos, berdiri di tengah. Karena hanya dada kebawah, kami tak dapat melihat wajah orang tersebut. Perlu di tegaskan bahwa di antara kami berdelapan TIDAK ADA yang memakai kaos putih, apalagi jaket. Dan gue sangat yakin bahwa di lantai dua hanya ada kami berdelapan. Setelah melihat foto tersebut kami memutuskan untuk turun. Sebelum turun, Fikri mengakui bahwa ada tangan yang terjulur dari balik bahunya, mencoba menangkapnya. Untung Fikri menghindar, dan tangan itupun menghilang. Tapi ini di ceritakan setelah kami keluar dari gedung, karena Fikri juga tidak mengharapkan kami ribut keluar, karena 4 orang dari kami adalah perempuan, apalagi Muthia yang paling tidak berani dengan yang begituan.
Kami setelah itu pergi ke hangar. Untungnya hangar ini terdapat di lapangan terbuka, sehingga sinar matahari pun membuat kita nyaman. Kami masih berfoto-foto sebelum akhirnya memutuskan untuk pulang.
Cerita di atas adalah rangkaian cerita yang gue simpulkan dari cerita temen-temen gue. Dan mereka yakin bahwa cerita itu benar adanya. Tapi jangan sampai cerita ini mengurangi niat kita untuk belajar di museum Satria Mandala. Karena kalau kita datang dengan niat baik, insya Allah kita akan di hindarkan dari gangguan-gangguan seperti itu. Tetaplah percaya kepada Yang Maha Kuasa.

Perkembangan Besjon pada 5 Desember 2008

let's see...
here's what i found:
- poin-poin pelanggaran baru (yang menurut arnin 'melebay')
- senam tiap jum'at pagi
- pak muhamad bilang kalo jumlah anggota KKR mau di tambahin jadi 200
- KKR mau bikin rompi
- pensi (rencana)
- ada perseteruan di kelas gue (guru-murid, murid-murid)
- gue ilfil liat si 'Adek Kelas'

kepala sekolah baru, peraturan baru...

Kelanjutan dan kisah terakhir dari sang 'Adek Kelas'

jah malay gitu gue kalo ngeliat mukanya...
tuh dagu perasaan tinggi banget ke atas gitu deh, ga pernah ngeliat ke bawah.
jadi ilfil gue...
haaaagghh...